Berita

Youth Alive di Konferens Jawa Kawasan Timur

Youth Alive melatih pemuda-pemudi untuk membangun hubungan yang baik kepada Allah dan sesama manusia.

Youth Alive di Konferens Jawa Kawasan Timur

Peserta Youth Alive dalam Friendship Group menggambar hal yang berkaitan dengan Youth Alive menggunakan bahan yang disediakan.

Magnifying Glass Lihat lebih besar

Trawas, AdventKJKT.or.id – Pada mulanya kami pikir bahwa acara Youth Alive adalah acara-acara seminar seperti biasanya, tapi ternyata ini adalah acara yang luar bisa, berbeda banget dengan acara-acara sebelumnya. Itulah komentar dari para peserta.

 

Acara Youth Alive dibuka oleh Pdt. Leo Mamentu, sekretaris KJKT pada hari Kamis sore tanggal 29 September 2016, di hotel Newstart, Trawas.  Direktur Departemen Pelayanan Kesehatan Divisi Dr. Lhalaine C. Alfanoso menjadi salah satu mentor yang mengarahkan jalannya acara, bersama dgn Pdt. Dr. Jimmy Havelaar dari Uni Kawasan Barat dan dilengkapi dengan seorang pemuda ganteng, tinggi, keturunan Amerika – Thailand, bernama Danny Brown, yang menambah semaraknya acara.

 

Scavenger Hunt

Peserta menunjukkan hasil pencarian benda-benda di alam yang terdapat dalam Kitab Suci kepada juri.

 

Acara dihadiri oleh utusan dari daerah Kalimantan Timur, yang dipimpin oleh Pdt. Sandy Direktur Pelayanan Kesehatan Kaltim, Delegasidari DKI dipimpin oleh Direktur Pelayanan Kesehatan, Pdt. Paulus Chandra dan Direktur Pemuda Advent, Pdt. David Siby. Tak ketinggalan dari Jawa Barat, Direktur Kesehatan Pdt. L. Simalango, dan peserta dari Daerah Jawa Tengah, di pimpin oleh Direktur Pelayanan Kesehatannya, Ibu Ningsih Tuuk. Sudah barang tentu hadir pula tuan rumah Direktur Pemuda Advent Pdt. E. Sembiring dan Direktur Pelayanan Kesehatan Bambang Purnomo,

 

Setelah acara pembukaan, Youth Alive di awali oleh Brigjen Pol. Dr. Victor Pudjiadi, seorang pembicara bertaraf International khusus untuk pencegahan penyalah gunaan Narkoba dari BNN Pusat. Dengan menggunakan empat Laptop dan dua layar, Bridjend Victor Pudjiadi, dengan terampil dan luar biasa memukau seluruh peserta Youth Alive, sehingga pesan untuk menghindari Narkoba tertanam dalam di pikiran semua yang hadir.

 

Foto Bersama di Youth Alive

Foto bersama seluruh peserta dan nara sumber.

 

Acara-acara mengalir dengan cantik, mulai dari pembentukan kelompok Frienship Group, dan permaianan serta simulasi yang dipakai membuat acara semarak, bersemangat yang melahirkan persaudaraan yang erat diantara anggota kelompok, dan menanamkan hal-hal positip dalam persahabatan, seperti kerja sama, saling menghargai dan menghormati dan saling mengasihi terbentuk dengan indah. Semua anggota baik tua maupun muda larut dalam setiap acara Friendship Games yang serius tapi santai, khas anak muda.

 

Ditengah dinginnya pagi, jam 5 pagi peserta telah bangun untuk mengadakan acara Circle Prayer. Dimana diajarkan untuk saling memperhatikan kebutuhan sesama dan mendoakan mereka. Hal ini mendidik kita untuk lebih peka terhadap sesama yang membutuhkan, saling mengasihi dan dikasihi, serta merasa bahwa selalu ada sahabat yang peduli terhadap beban kehidupan kita.

 

Firman Tuhan pada hari Sabat disampaikan oleh Dr. Lhalaine Alfanoso, yang mengajak semua peserta untuk menggunakan waktu kita sebaik mungkin untuk menunjukkan kasih Kristus bagi “saudaraku yang paling hina ini” Perenungan di malam sabat, dibawah bintang-bintang di langit, telah membuat tiap perserta merasa lebih dekat dengan Tuhan, dan menyerahkan kehidupanNya kepada Tuhan Yesus.

 

“Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya. “ Pengkotbah 3:1. Tak ada pertemuan tanpa perpisahan. Maksud hati masih ingin bersama, tapi tugas dan kewajiban menunggu. Setelah kita di isi dan di motivasi, maka tibalah saatnya untuk menghidupkan ditengah masyarakat yang membutuhkan.

 

Penutupan dilakukan pada hari Minggu, 2 Oktober 2016, oleh Pdt. Dr. Jimmy Havelaar. Terima kasih untuk semua peserta, pembicara, fasilitator, panitia dan Hotel Newstart, Trawas. Sampai ketemu di Youth Alive yang akan datang. (ees)





Tulisan Terkait




Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *